FiturABS akan membuat pengendara dan penumpang lebih merasa aman ketika sedang mengendarai mobil.
Sistemini berfungsi untuk mencegah roda mobil terkunci pada saat melakukan pengereman mendadak. ABS dapat memudahkan pengendara untuk mengendalikan mobil saat melakukan pengereman mendadak. Dengan fitur ABS, mobil dapat terhindar dari tabrakan ketika rem mendadak. Hal ini karena roda mobil otomatis terkunci ketika mengerem secara tiba-tiba.
Caramudah mencegah rem ABS mobil bermasalah yang berikutnya adalah membersihkan sensor. Sensor rem ABS mobil terletak di kaliper rem yang apabila ingin membersihkannya harus hati-hati. Jika kaliper rem sudah rusak dan aus, lalu Sahabat mau memperbaikinya di bengkel, maka bengkel yang bersangkutan sebaiknya telah memahami tentang rem ABS mobil.
Kalaumobil anda dilengkapi sistem rem ABS, ini adalah hal yang wajar tapi kalau mobil anda masih menggunakan rem standar itu berbahaya. Masalah ini terjadi karena ada kebocoran fluida rem didalam master silinder. Sehingga saat rem ditekan, tekanan tersebut bocor. Itulah sedikit tips tentang penyebab dan cara memperbaiki rem yang terlalu
Tancapkanselang bleeding ke neeple bleeding pada caliper rem. Kocok rem dengan menekan pedal rem secara berkelanjutan secara terus menerus hingga terasa keras. Apabila telah terasa keras, tahan pedal rem pada posisi bawah. Buka baut neeple bleeder secara cepat dan tutup kembali. Akan terlihat gelembung udara keluar dari dalam neeple.
Caramudah merawat rem ABS motor, perhatikan 5 langkah ini. Merawat t eknologi rem ABS memang sangat mudah, meski jika terjadi kerusakan dibutuhkan biaya cukup besar. Karenanya sangat penting bagi pemilik motor dengan teknologi ABS wajib melakukan perawatan mudah.
Saathendak merawat bagian penting dalam kendaraan ini, kamu bisa mengikuti beberapa tips yang bisa kamu terapkan sebagai cara merawat rem ABS, sebagai berikut: 1. Jangan Terlalu Sering Menginjak Pedal Rem
1 Melumasi Kabel Rem Tangan. Cara pertama untuk memperbaiki rem tangan mobil yang rusak. yaitu dengan melumasi bagian kabel-kabelnya. Gunakan oli atau minyak untuk melumasi kabel rem tangan, kemudian pindahkan posisi rem tangan secara bertahap agar seluruh komponen dapat terlumasi secara merata. 2.
kYwCh. JAKARTA, - Saat ini fitur keselamatan dan kemanan menjadi prioritas utama produsen sepeda motor. Salah satu sistem keamanan yang dipasangkan, yakni sistem ABS. Sudah banyak produsen sepeda motor yang memasangkan sistem pengereman Anti-lock Braking System ABS yang dinilai dapat melakukan pengereman dengan baik dan lebih juga Pajak Karbon Segera Berlaku, Bagaimana Nasib Diskon PPnBM? Sistem rem ABS disematkan pada sepeda motor agar pada saat melakukan pengereman mendadak motor tidak selip dan ban tidak mengunci. Hal ini tentu saja menguntungkan bagi pengguna sepeda motor terutama pada kondisi jalan basah atau licin. Dengan teknologi yang sudah canggih, pemilik kendaraan juga harus menegtahui tentang perawatan terhadap rem ABS. Pengemudi juga harus tahu beberapa faktor yang dapat merusak sistem pengereman ABS. Setyo Adi/Otomania Sistem pengereman Honda CBR 500 R menggunakan fitur ABS Endro Sutarno, Technical Service Division PT Astra Honda Motor AHM, mengatakan, rem ABS bisa saja gagal fungsi karena adanya kerusakan fisik pada komponen rem. “Di pelek motor ABS kan ada speed sensor dan pulser ring ring berongga untuk membaca kecepatan di pangkal roda. Itu kalau rusak yang biasanya mengganggu kerja ABS,” kata Endro, kepada beberapa waktu juga Yamaha Luncurkan Motor Bebek Harga Mulai Rp 12 Jutaan Endro menambahkan, salah satu masalah dapat timbul dari kebiasaan penggunaan gembok untuk tambahan keamanan. Sebagian orang menaruh gembok di rongga pulser ring dan lupa mencopot saat hendak jalan. Sehingga, menyebabkan perangkat tersebut penyok. Maka dari itu Endro mengatakan untuk lebih bijak dalam menggunakan gembok pengaman motor. Jangan menggunakan gembok yang merusak komponen rem sehingga mempengaruhi kinerja rem tersebut. - Adit, Ghulam Ilustrasi fitur ABS. Sistem pengereman Ducati Supersport dilengkapi ABS yang bisa diatur level daya cengkram "Meski sedikit, namun sinyal yang diterima speed sensor akan mengalami gangguan. Di sini, biasanya indikator ABS pada cluster meter akan berkedip menandakan masalah," ujar Endro. Selain memperhatikan kondisi luar dari rem, Endro juga menyarankan untuk menjaga kebersihan sensor rem ABS. Pemilik kendaran cukup membesihkannya dari debu dan kotoran terutama sehabis masuk kubangan. Baca juga BPKB Hilang, Begini Syarat dan Biaya Bikin Baru “Perawatan ABS sama dengan rem non-ABS lainnya, terutama kebersihan di sekitar cakram dan sensor speed. Pasir atau kotoran berlebihan sangat mengganggu pengereman dan fungsi sensor speed ABS. Jadi, jaga selalu kebersihannya agar tahan lama,” kata dia. Selain itu, merawat sistem rem ABS menurut Endro hanya cukup dilakukan secara disiplin dengan servis berkala di bengkel resmi, sesuai interval waktu yang sudah ditentukan. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Rem ABS mobil adalah salah satu fitur keselamatan untuk pengereman mendadak. Sekarang ini banyak mobil keluaran baru yang sudah menggunakan fitur ABS anti-lock braking. Dengan menggunakan rem ABS pada mobil, pengendara akan merasa aman karena dipercaya dapat mencegah terjadinya kecelakaan terutama ketika kamu sedang berkendara di medan yang licin. Simak ulasan tentang fungsi, biaya pemasangan hingga cara kerja rem ABS mobil dibawah ini. Fungsi rem ABS mobilBiaya pasang rem ABS mobilKomponen rem ABS mobilCara kerja rem ABS pada mobilPenyebab kerusakan rem ABS mobilCara memperbaiki rem ABS mobilRekomendasi bengkel spesialis rem ABS mobilPentingnya memiliki asuransi mobil untuk kendaraanFAQ Fungsi rem ABS mobil Mungkin banyak dari kamu yang masih belum paham pasti mengenai fungsi rem ABS pada mobil. Jika diibaratkan rem ABS merupakan sistem pengereman terbaik untuk mengendalikan pengereman. Namun bukan berarti rem ABS dapat melakukan pengereman dengan jarak sependek mungkin. Poin pentingnya adalah mobil akan tetap terkendali ketika pengendara melakukan pengereman secara mendadak. Fungsi utama rem ABS mobil yaitu untuk mencegah roda mobil terkunci saat terjadi pengereman. Apabila dijelaskan secara teknis rem ABS mobil akan melakukan pulse braking secara elektrikal untuk mengembalikan grip ban dalam untuk proses pengereman di jalan licin. Misalnya terdapat kondisi dimana mobil melakukan hard braking ketika berada di jalanan berpasir atau basah, otomatis jarak pengereman akan lebih jauh daripada di jalanan licin karena air. Maka dengan menggunakan rem ABS, pengendara akan dimudahkan untuk mengendalikan mobil karena grip pada ban akan tetap terjaga ketika proses pengereman. Jadi, dapat disimpulkan bahwa jarak pengereman yang menggunakan sistem rem ABS akan lebih pendek daripada yang non-ABS. Selain itu, kamu tak perlu panik lagi karena rem ABS akan mencegah terkuncinya ban kendaraan. Biaya pasang rem ABS mobil Melihat fungsinya yang sangat menguntukan bagi pengendara, menjadikan banyak pemilik kendaraan untuk menggunakan rem ABS. Terutama bagi kamu yang kendaraannya bersifat non-ABS. Biaya pasang rem ABS mobil sangat bervariasi tergantung dengan merk dan jenis kendaraanmu. Meskipun harganya tergolong mahal, namun fungsinya sangat menguntungkan sehingga dinilai sangat setimpal dengan keselamatanmu saat berkendara. Salah satu merk rem ABS yakni Blue Thunder seharga Rp. 1,5 juta yang cocok untuk semua tipe kendaraan seperti Jeep, sedan, minibus bahkan motor ber-cc. Namun harga rem ABS mobil tersebut belum termasuk dengan biaya pemasangannya. Perlu dipahami bahwa rem ABS tidak disarankan untuk dipasang sendiri atau pemasangan resmi dari pabrikan. Karena ABS memerlukan program khusus untuk terintengrasi dengan ECU kendaraan, sehingga sangat tidak memungkinkan untuk dipasang sendiri. Komponen rem ABS mobil Terdapat komponen rem ABS yang perlu kamu ketahui, diantaranya Sensor kecepatan Sensor kecepatan akan mendeteksi kecepatan laju kendaraan saat berjalan. Komponen ini terdapat di roda mobil yang terhubung dengan bagian piston rem, sehingga piston rem akan mengukur besaran tekanan rem yang diperlukan. Controller ABS Controller ABS merupakan komponen yang mengontrol keseluruhan dari sistem ABS. Fungsinya yaitu membaca sinyal yang berasal dari sensor kecepatan hingga mengendalikan katup pada saat pengereman. Katup pengereman Peran utama katup adalah mengontrol tekanan serta membatasinya dalam jumlah tertentu. Ketika kamu menekan pedal rem dengan keras, maka katup akan membatasi tekanan pada rem. Perlu diketahui bahwa sistem ABS memiliki 3 katup rem, berbeda dengan pengereman lainnya. Ketiga katup tersebut berfungsi membuka, memblokir, dan melepaskan rem. Pompa rem Pompa rem berfungsi mengembalikan tekanan di jalur pengereman kemudian diantarkan ke katup pengereman. Kontroler akan mengubah status pompa untuk dapat menghasilkan jumlah tekanan yang diperlukan dan mengurangi adanya geseran. Minyak rem Minyak rem adalah aplikator utama dari rem. Komponen ini berfungsi untuk mentransfer gaya yang berasal dari saluran hidrolik ke mekanisme pengereman. Rem menghasilkan minyak panas, sehingga minyak rem memiliki titik didih tinggi untuk pengoperasian yang efektif. Cara kerja rem ABS pada mobil Jika kamu bertanya bagaimana cara kerja rem ABS mobil? Cara kerjanya terbilang cukup sederhana. Fitur ABS akan berfungsi ketika kamu melakukan pengereman secara mendadak. Rem ABS bekerja melalui sistem sensor yang mendeteksi roda mobil yang terkunci. Secara otomatis, piston rem akan melepaskan tekanan untuk kembali ke titik Ketika roda mobil mulai terbuka dan siap untuk berputar kembali, maka disitulah piston akan mengeras kembali Semua proses pengereman ini terbilang cukup cepat, hanya dengan waktu kurang dari 15 detik saja, mobil akan mudah dikendalikan saat kamu melakukan pengereman mendadak. Penyebab kerusakan rem ABS mobil Tak semua komponen mobil dapat berfungsi mulus, akan ada kalanya mengalami kerusakan. Begitupun dengan fitur rem ABS pada mobil yang bisa terjadi kerusakan kapan saja. Berikut adalah beberapa penyebab sistem rem ABS mobil tidak berfungsi secara maksimal. Sering menginjak pedal rem Menginjak pedal rem bukanlah suatu hal yang salah, namun jika terlalu sering dilakukan dalam jangka waktu yang berdekatan, dikhawatirkan dapat merusak fungsi rem ABS. Terutama jika kondisi jalanan sedang macet, dengan menginjak pedal rem terlalu sering akan memberatkan kerja sensor ABS. Ban mobil botak Selain terlalu sering menginjak pedal rem, ban mobil yang botak juga seringkali dijumpai sebagai penyebab utamanya. Ban yang sudah botak beresiko kehilangan traksi, sehingga laju mobil akan sulit dikendalikan ketika kamu melakukan pengereman mendadak dalam kecepatan tinggi. Kualitas minyak rem buruk Agar kualitas rem mobil tetap prima, kamu wajib untuk mengingat tanggal kadaluarsa minyak rem tersebut. Jangan lupa untuk selalu membersihkan kotoran yang ada di tabung rem secara rutin. Dengan demikian, kinerja rem ABS akan berfungsi dengan optimal. Kabel sensor rusak Seperti yang diketahui bahwa sensor memiliki peranan penting untuk mengirimkan sinyal ke ECU melalui sebuah kabel yang kemungkinan bisa putus. Biasanya penyebab putusnya kabel sensor disebabkan oleh kabel yang terjepit atau tergesek saat memperbaiki mobil. Maka dari itu, jika ada kerusakan, maka mobil akan dialihkan ke mode fail safe di mana sistem rem akan bekerja layaknya sistem rem biasa. Kampas rem aus Kampas rem yang aus dapat menyebabkan rem ABS tidak bekerja dengan normal. Hal ini dikarenakan piringan cakram yang terkikis karena piringannya bersinggungan dengan plat besi brake pads. Apabila sudah seperti ini, maka jalan satu-satunya adalah melakukan perbaikan untuk mengembalikan kinerja rem ABS. Cara memperbaiki rem ABS mobil Dalam upaya memperbaiki rem ABS, kamu bisa melakukannya langsung di bengkel spesialis rem ABS mobil. Apabila kamu merasa bahwa rem ABS tidak berfungsi sebagaimana mestinya, maka ketahui terlebih dahulu apa penyebabnya dengan bantuan teknisi mobil. Teknisi akan mendeteksi apa penyebab dari kerusakan rem ABS mobil. Biasanya penyebab yang paling sering ditemukan adalah adanya kerusakan pada sensor. Untuk penggantian sensor sendiri bisa mencapai harga jutaan rupian per sensor tergantung tipe mobil. Harganya juga cukup mahal terutama pada mobil merk Toyota Hilux yang mencapai Rp. 11,5 juta. Sementara untuk merk mobil Kijang Innova berkisar Rp. 8,8 jutaan. Pastikan kamu memilih bengkel spesialis rem ABS mobil yang tepat, sehingga dapat memperbaiki rem ABS dengan sempurna kembali. Rekomendasi bengkel spesialis rem ABS mobil Berikut rekomendasi bengkel untuk memperbaiki rem ABS kendaraanmu di beberapa wilayah. Bengkel spesialis rem mobil Jakarta Eurostars Auto Jl. Johari No. 30A, Tanah Kusir, Jakarta Selatan Djunaidi Body Repair Jl. H. Nawi Raya No. 30, Jakarta Selatan Auto 81 Jl. Kedoya Raya No. 7, Kelurahan Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat Lido Jaya Motor Workshop Jl. Meruya Selatan No. 24 RT9/RW2, Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat Djuan Motor Paint & Body Works Jl. Pendidikan Raya No. 12 RT 5/RW 1, Duren Sawit, Jakarta Timur Bengkel spesialis rem mobil Depok Bengkel Mobil Adr Motor Jl. Raya Kalimulya RT 002/RW003 Cilodong, Cilodong, Depok Graha Gumilang Minerva Depok Jl. Sersan Aning No. 7 Depok Worner Matic Jl. Anggrek No. 59 Cinere, Cinere, Depok Bengkel Mobil Adr Motor Jl. Raya Kalimulya RT 002/RW003 Cilodong, Cilodong, Depok Bengkel spesialis rem mobil Bogor Autofun Service Jl. Achmad Adnawijaya, Tegal Gundil, Bogor Utara Bengkel Mobil Purnama Jl. Bangbarung Raya No. 5 Bantarjati, Bogor Bengkel Mobil Fit Auto Service Team Jl. Portibi No. 1 Kedung Badak, Tanah Sareal, Bogor Honda Mandiri Bogor Service Jl. Bina Marga I No. 15, Baranangsiang, Bogor Milala Power Steering Kaki Kaki Perumahan Goodyear, Blok J No. 18, Ciomas, Bogor Segera perbaiki dan lakukan perawatan rem ABS kamu di bengkel yang sudah disebutkan diatas. Dengan demikian, keselamatan berkendara kamu akan lebih terjamin. Demikian pembahasan tentang rem abs mobil ini kami sampaikan. Semoga artikel ini dapat membantu kamu yang ingin memasang hingga memperbaiki rem abs pada mobil. Pentingnya memiliki asuransi mobil untuk kendaraan Asuransi mobil wajib kamu miliki layaknya wajib membayar pajak. Sebab, sama seperti kendaraan lainnya, mobil juga sangat rentan mengalami risiko tak terduga di jalan. Meskipun kamu sudah berhati-hati, kemungkinan tersebut tetap saja ada akibat faktor eksternal yang turut terlibat. Belum lagi kemungkinan menjadi korban kriminalitas seperti pencurian mobil juga bisa saja kamu alami. Dengan memiliki asuransi, semua kemungkinan kerugian dari memiliki aset berupa kendaraan dapat ditanggung. Risiko-risiko tersebut dapat berupa musibah bencana alam, kerusuhan dan huru-hara, kehilangan mobil akibat pencurian, kecelakaan, dll. Jadi, sangat jelas jika asuransi mobil dapat membuat kondisi finansial kamu lebih aman dan berkendara pun lebih tenang. Mau pilih asuransi All Risk atau TLO? Sesuaikan saja dengan kebutuhan kamu. FAQ Apa yang dimaksud rem ABS? Kepanjangan ABS adalah Anti Lock Braking System. Sebuah sistem dalam kendaraan yang membantu kamu tetap aman berkendara meskipun pada jalanan yang cukup licin atau ketika Anda mengerem secara mendadak. Apa kelebihan rem ABS? Salah satu kelebihan rem ABS adalah kendaraan yang memakai rem ABS dapat melakukan pengereman lebih pakem dan cepat dibanding jenis rem non-ABS. Apa fungsi ABS pada mobil? Fungsinya adalah mengembalikan tekanan pada jalur pengereman yang dilepaskan oleh katup ke rem. Fungsinya sebagai otak yang mengontrol katup dan mengolah data dari sensor kecepatan. Sensor kecepatan membaca kecepatan mobil setiap saat, dan akan menyampaikan data kecepatan tersebut kepada kontroler. Kapan ABS aktif? ABS bekerja apabila pada mobil terjadi pengereman keras sehingga sebagian atau semua roda berhenti sementara mobil masih melaju, membuat kendaraan tidak terkendali sama sekali. Hal ini tentu sangat berbahaya terutama di jalan licin dan kelokan. Ditulis oleh Rabbani Haddawi Editor Ditulis oleh Rabbani Haddawi Editor Rabbani adalah editor di DuitPintar untuk artikel-artikel asuransi umum dan asuransi jiwa, mulai dari asuransi mobil, kesehatan, hingga jiwa. Juga menyediakan artikel-artikel informatif seputar kesehatan dan otomotif.
SEMARANG, - Banyak mobil baru sudah mengusung fitur pengereman dengan anti-lock braking system ABS. Hadirnya fitur tersebut membuat sistem pengereman pada mobil menjadi lebih aman lantaran menghindari kemungkinan roda terkunci. Seperti diketahui, rem ABS berguna mempertahankan traksi roda pada aspal. Dengan begitu, kendaraan tetap bisa dikontrol ketika pengendara melalukan pengereman mendadak. Menurut Kepala Bengkel Nissan Setyabudi Semarang Andika Herda Permana, ABS memiliki tiga komponen utama yang saling berhubungan. Baca juga Apa Artinya Saat Indikator Rem ABS pada Mobil Menyala? Karena itu, jika salah satunya bermasalah, besar kemungkinan bisa merembet ke komponen yang lain. Pertama adalah sensor kecepatan, yang terpasang pada keempat roda akan mengirimkan informasi ke ECU dan terhubung pada bagian piston rem. Dicky Aditya Wijaya Rem ABS Andika mengatakan, keberadaan sensor kecepatan dapat mendeteksi roda yang selip atau terkunci. Kemudian, memastikan roda tak akan terkunci ketika pengemudi melakukan pengereman mendadak. "Setelah sensor menangkap sinyal ada tanda-tanda abnormal dalam pengereman, sinyal akan langsung dikirim ke modul kontrol sebelum di teruskan ke ECU," ucap Andika kepada Kamis 25/8/2022. Dalam rangkaian komponen sistema ABS, dikenal pula modul kontrol ABS. Boleh dikatakan komponen ini adalah otak keseluruhan pengendaliannya. Mekanisme kerja modul kontrol ABS yakni mengolah data yang ditangkap sensor kecepatan ke dalam perangkat ECU untuk kemudian ditransfer balik kepada katup pengereman. Baca juga Pertalite Diisukan Naik, Pendaftar MyPertamina Tembus Lebih dari