Dandari pengalaman saya trial and error manejemen waktu, saya menemukan ada beberapa manfaat jadwal pekerjaan/ jadwal harian untuk ibu rumah tangga, yaitu: 1. Jadwal harian akan memberi gambaran jelas apa yang harus ibu kerjakan Punya pengalaman seperti ini nggak; pas mau arisan, baru sadar jika debu di telaris sudah sangat tebal?
Keseharianseseorang atau daily activity seorang ibu rumah tangga tentu cukup menarik, terutama jika disampaikan dalam bahasa Inggris. Artikel kali ini akan mengangkat dua buah cerita tentang seorang ibu rumah tangga sekaligus influencer di media sosial. Saat ini peran sebagai influencer sudah sangat lazim dan bisa dilakukan oleh seorang ibu rumah tangga sekalipun.
nowaktu kegiatan 1 03.00– 04.00 bangun tidur dan persiapan shalat tahajud 2 04.00 – 05.00 istighosah, shalat subuh dan dzikir pagi 3 05.00 – 05.30 halaqoh qur’an/tasmi’ (setoran hafalan ) mufrodat (kosa kata) 4 05.30 – 06.30 mandi, sarapan pagi 5 06.30 – 07.00 persiapan berangkat ke sekolah/masjid* 6 07.00 – 07.30 salat
Jadwal ketat mengurus buah hati, suami, dan segala kebutuhan rumah tangga bukan halangan membangun bisnis. Perkembangan media online dan kegemaran masyarakat berbelanja lewat internet menjanjikan peluang bisnis bagi semua orang, termasuk para ibu rumah tangga.. Data Kompas.com memaparkan, survei terhadap 200 UKM di Indonesia
Keuntunganmenyusun jadwal harian ibu rumah tangga adalah fleksibilitas untuk mengganti-gantinya pada waktu-waktu tertentu untuk menyesuaikan dengan kondisi Anda. Jika Anda mencoba-coba kegiatan baru, Anda sebaiknya menekuninya minimal selama sebulan sebelum beralih ke kegiatan lain.
Padadasarnya, aku adalah sama seperti ibu-ibu kebanyakan. Namun, biar ada gambaran gimana kegiatan aku dalam satu hari dalam hal rutinitas, aku sebutkan secara umum, yaitu: Ibu rumah tangga yang ngurus anak-anak. Terutama yang masih kecil. Ini berarti masih mandiin, cebokin, nyuapin. Masak sendiri juga lauk pauk dan cemilan utama yang ngenyangin.
JAKARTA KOMPAS.com. - Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Robert Pakpahan menyatakan ibu rumah tangga pun tertarik membeli Obligasi Ritel Negara Seri ORI010. "Pemesan ORI010 dari kalangan ibu rumah tangga sekitar 17,95," kata Robert di Kantor Kemenkeu, Senin (7/10/2013). Robert mengaku senang dengan
Caramemakai printable jadwal harian anak homeschooling. Sepertinya sepele, tapi bisa berefek ke manajemen waktu dan pengelolaan stres. Membuat Jadwal Homeschooling Rumah Inspirasi Jam 15:00 ajak solat ashar; Jadwal kegiatan harian anak di rumah. Jadwal kegiatan dari bangun tidur sampai tidur lagi saat libur. Contoh jadwal harian anak tk dan sd
NJ3pfc. 7. Buat rutinitas bersama keluarga Menyediakan waktu luang untuk keluarga sangat penting. Selain sebagai cara untuk memelihara hubungan keluarga yang dinamis, hal tersebut juga memungkinkan semua anggota keluarga berkomunikasi satu sama lain. Buatlah rutinitas sederhana, seperti mengajak semua anggota keluarga sarapan dan makanan malam bersama. Selain itu, di akhir pekan Anda juga bisa mengajak seluruh anggota keluarga untuk pergi ke tempat wisata, nonton film di bioskop, atau makan bersama di luar rumah. Pastikan waktu yang dihabiskan bersama keluarga benar-benar direncanakan dengan matang, sehingga setiap orang bisa menikmatinya. 8. Luangkan waktu bersama pasangan Sering kali, jika Anda sibuk dengan pekerjaan, anak, dan urusan rumah, pasangan Anda adalah orang pertama yang diabaikan. Nah, oleh karena itu, sesibuk apapun, Anda harus tetap menjaga keharmonisan dan keintiman dengan pasangan. Beberapa pasangan mungkin menghabiskan waktu dengan cara berkencan ke luar rumah. Namun, jika Anda merasa bahwa kencan di luar rumah justru menghabiskan banyak tenaga dan uang, Anda tak perlu khawatir. Pasalnya, Anda juga bisa menghabiskan waktu bersama pasangan dengan cara yang murah meriah. Misalnya, mengajak pasangan untuk memasak di dapur, nonton film romantis berdua, atau bahkan hanya sekadar duduk bersama dengan secangkir teh/kopi hangat dan saling berbincang satu sama lain tapi bukan tentang pekerjaan atau anak-anak juga bisa. 9. Buat waktu sendiri untuk ibu yang bekerja Jangan sampai saking sibuknya manajemen waktu ibu untuk mengurus urusan kantor dan rumah tangga, Anda jadi tidak punya waktu untuk diri Anda sendiri. Meluangkan waktu beberapa saat untuk menenangkan dan merawat diri adalah bagian dari manajemen waktu juga. Ingat, agar semua urusan bisa berjalan lancar, pastikan bahwa kondisi Anda sehat dan tidak stres. Ketika Anda stres, Anda justru jadi tidak produktif. Akibatnya, banyak waktu terbuang sia-sia. Lakukanlah berbagai perawatan sederhana seperti tidur yang cukup dan makan teratur tiga kali sehari. Anda juga bisa mandi dengan air hangat dan aromaterapi untuk melemaskan otot-otot yang tegang setelah seharian penuh beraktivitas. Memanjakan diri dengan perawatan spa di salon pada akhir pekan juga sah-sah saja. Sempatkan pula waktu untuk olahraga seperti kelas yoga atau menikmati hobi. Entah itu membaca buku sebelum tidur, menulis jurnal, atau hanya sekadar mendengarkan musik dan menonton film.
Ilustrasi ibu bekerja. Foto ShutterstockBisa membagi waktu dengan baik antara urusan karier dan rumah tangga biasanya jadi tantangan umum ibu bekerja. Sebab, selain punya tanggung jawab untuk mengurus keluarga di rumah, ibu juga punya tugas untuk menyelesaikan pekerjaan di Mental Health, istilah work-life balance atau menyeimbangkan waktu untuk keluarga dan pekerjaan di kantor, bukan berarti membagi kehidupan kerja dan kehidupan pribadi dengan proporsi 50 50. Namun, lebih pada kepuasan Anda dalam melakukan dua hal Anda bisa bekerja sekaligus istirahat dan memanfaatkan waktu berkualitas dengan keluarga tanpa mengorbankan salah Moms, agar Anda bisa membagi waktu dengan baik antara pekerjaan dan urusan rumah tangga, berikut beberapa cara yang bisa diikuti seperti dikutip dari Life as Bagi Waktu untuk Karier dan Urusan Rumah TanggaIlustrasi membuat to-do-list Foto Dok. ShutterstockBuat Jadwal Secara TeraturMembuat jadwal bisa jadi solusi agar Anda bisa membagi waktu dengan baik. Untuk itu, penting bagi ibu bekerja untuk membuat jadwal harian aktivitasnya, baik di rumah maupun di kantor. Jika Anda menulisnya di gadget, Anda bisa membuat jadwal tersebut tersinkronisasi dengan ponsel suami, agar mereka tahu jadwal ibu bekerja yang memiliki kesibukan di luar rumah, melakukan pekerjaan rumah sendirian mungkin akan sedikit merepotkan. Untuk itu, bagilah pekerjaan tersebut pada anggota keluarga yang lain, seperti suami atau bahkan anak sesuai usianya. Anda juga dapat menggunakan jasa asisten rumah tangga ART jika memiliki budget Waktu Bekerja dan Hindari DistraksiIlustrasi ibu bekerja. Foto ShutterstockJika Anda ingin mendapatkan keseimbangan hidup, manfaatkan jam kerja seoptimal mungkin dan sebisa mungkin hindari distraksi. Kurangi bermain media sosial dan mengobrol yang tidak perlu dengan rekan kerja. Jika Anda bekerja dari rumah bersama anak, bekerjalah di ruangan terpisah dengan anak. Beri pemahaman padanya bahwa Anda sedang tidak bisa diganggu, kecuali untuk hal-hal Persiapan Malam Hari Sebelum TidurPagi hari menjadi waktu sibuk bagi semua orang, tak terkecuali ibu. Sehingga, Anda perlu menyiapkan keperluan diri sendiri dan semua anggota keluarga, sejak malam hari sebelum tidur. Misalnya saja, siapkan bahan-bahan untuk sarapan keluarga dan barang yang perlu dibawa ke Pekerjaan LainnyaIlustrasi pesan makanan online. Foto Shutter StockSebagai ibu bekerja, mungkin tidak semua hal bisa Anda kerjakan sendiri secara manual. Untuk itu, manfaatkan segala akses yang bisa mempermudah pekerjaan Anda lainnya. Misalnya pesan makanan secara daring, belanja online, mengatur pembayaran otomatis, dan mengizinkan anak berangkat sekolah dengan antar tersebut dapat menghemat waktu Anda, sehingga Anda bisa memanfaatkan waktu bekerja dengan lebih Pekerjaan Sebelum Akhir PekanSebagai ibu bekerja, pastikan seluruh pekerjaan selesai tepat waktu agar Anda bisa menikmati waktu bersama dengan keluarga pada akhir pekan. Tidak hanya untuk keluarga, menyelesaikan pekerjaan tepat waktu juga memungkinkan Anda punya waktu luang untuk me-time, Moms.
Alhamdulillah hari ini cuaca panas mendung dan hawanya bikin kepingin di kamar terus pasang AC dengan suhu yang mampu menidurkan walaupun hanya sebentar. Yaaa, itung-itung bisa ngelempengin badan yang sedari dini hari sudah berkutat dengan pekerjaan rumah tangga. Tapi apa daya, anak balita berusia 3 tahun, tak juga lelah dan ngantuk, meski sudah diajak ngobrol, dielus-elus sampai dinyanyiin lagu dengan suara merdunya Chyntia Lamusu, uhuk. Saat ini secara sadar berada di rumah dan menemani anak-anak, mengasuh mereka, melihat secara langsung perkembangannya adalah niat murni saya sebelum menikah, bahkan sebelum bertemu suami. Secara enggak sadar, dulu banget, kalau ditanya pekerjaan yang akan datang apa? menjadi ibu rumah tangga yang sholehah. Yah, itu kalau mau dicari tulisannya masih ada di buku diary yang diedarkan oleh teman-teman jaman SMP dulu. Ada kan diminta nulis cita-citanya jadi apa, keknya masa kecilku dulu terobsesi oleh ibuku yang seorang ibu rumah tangga namun produktif, Alhamdulillah sampai hari ini. Berbagai Keterampilan Ibu Rumah Tangga Ibu Rumah Tangga Produktif So, menjadi ibu rumah tangga yang produktif adalah kata yang paling tepat untuk menggambarkan ibu-ibu rumah tangga jaman now. Ibu rumah tangga bukan lagi seorang wanita yang mengasuh anak-anak dan mengurus seluruh pekerjaan rumah tangga. Ibu rumah tangga jaman now, adalah ibu rumah tangga yang memiliki kesibukan selain mencerdaskan anak-anaknya, tapi juga menghasilkan materi dari rumah. Tepuk tangan untuk 'blog' dengannya saya mampu menemani anak-anak di rumah dan menghasilkan materi yang Alhamdulillah mencukupi kebutuhan yang dibutuhkan. Manajemen Waktu Ibu Rumah Tangga Ibu rumah tangga perlu piknik juga kan Awalnya saya tidak mampu membayangkan, bagaimana caranya mengerjakan pekerjaan rumah, menjawab pertanyaan anak-anak, memandikan anak balita sampai memasak menu kesukaan keluarga dan mampu mengurus 'blog'. Keteteran dan banyak bolong-bolong, kadang bisa ngeblog tapi pekerjaan rumah keteter. Pekerjaan rumah keurus, blog bisa sampai sebulan enggak keurus. Pyuh, rasanya memang menyenangkan berada di luar rumah, maksudnya bekerja di kantor. Sebelum jam kerja, bisa stalking media sosial, ada giveaway, ikut dengan menyumbangkan artikel sekalian update blog. Jam istirahat malas makan berat di kantin, bisa post blog atau blogwalking, sebelum pulang kerja masih bisa online di toko online nyari barang yang bisa dijadikan materi buat ngeblog. Di rumah? Bisa kalau sudah biasa. Bisa kalau sudah pinter-pinternya membagi waktu. Bisa kalau sudah tahu slah-nya ada di mana. Bisa kalau anak sudah tidur. Bisa kalau..., akan ada banyak bisa kalau, bisa kalau dan memang begitu adanya. Ibu Rumah Tangga Ngeblog? Alhamdulillah blog yang hidup dengan memiliki nama domain sendiri ada 2 buah. Semuanya tidak pernah absen sampai berbulan-bulan. Ada sich yang absen sampai berbulan-bulan, itu adalah blog yang gratisan. Wkwkkk, iya mungkin ada harga yang harus dibayar untuk harga sebuah domain, yaitu kesadaran untuk konsisten mengisi blog karena sudah bayar. Tapi seharusnya mah enggak. Singsingkan lengan baju, semangat karena nernak blog emang mengasyikan, apalagi yang bertema dan temanya yang disuka, enggak perlu khawatir habis ide, kan?. Alhamdulillah sudah 2 minggu embak yang membantu pekerjaanku di rumah sudah resign. Saya bersyukur sekali sich, jadi urusan rumah secara keseluruhan adalah bagianku, saya tahu mana bagian yang kotor dan mana yang harus dibersihkan secara ekstra. Ngeblog gimana? bisa lihat sendiri, kalau namaku banyak berkeliaran What? di kolom komentar teman-teman, berarti saya masih punya waktu di depan laptop. Beberapa postingan juga terposting, meskipun kalah di ODOP sebuah komunitas, itu karena saya baru saja terkena musibah, jatuh terduduk dari keranjang yang kududuki. Pelajarannya adalah, jangan menyepelekan hal yang remeh temah, berhati-hati dan berpikir sebelum bertindak. Kapan ngeblog? kapan saja kalau ada waktu untuk duduk di depan laptop, kapan saja kalau pekerjaan rumah yang paling prioritas sudah dikerjakan, kapan saja apabila memang diperlukan. Dijadwalkah? ya, saya adalah orang yang suka membuat jadwal dan sebisa mungkin dipatuhi. Salah satu isi dari jadwal harian seorang ibu rumah tangga, adalah media sosial. Anak sulungku yang sudah bisa baca bertanya, maksudnya apa ini? maksudnya ummi boleh berada di depan laptop atau pegang handphone, it's means work with laptop and smatphone. Beberapa bagian jadwal hariannya Dengan jadwal yang dibuat, saya merasakan sangat nyaman, teratur dan penuh tangung jawab. Jarang sekali sebuah pekerjaan enggak pernah dikerjakan, semuanyanya berakhir dengan senyuman di malam hari saat berada di tempat tidur. Tenang sekali, karena pekerjaan yang sudah dijadwalkan diselesaikan dengan baik dengan senyuman. Pernah ingkar dari jadwal? pernah setelah beberapa hari jatuh terduduk itu. Tapi, jangan lama-lama meratapi sakit dan kepedihan, setelah itu ikuti lagi jadwal yang sudah dibuat, karena memang membantu sekali loh dengan adanya jadwal tersebut. Ibu Rumah Tangga Punya Waktu Istirahat? What this? curhat di Hari Sumpah Pemuda? curhat seorang ibu rumah tangga yang punya blog di Hari Blogger Nasional? Buat saya ini adalah prestasi mampu ngeblog di tengah anak balita yang mondar mandir ke depan ke belakang untuk menghias lantai rumah dengan mainannya.